Anak Muda, Ke Mana Aja?

Hari ini, sesi feedback dimulai lagi di Empire. Sebagai sesama peserta, kali ini giliran kami untuk mendapatkan feedback, sekaligus memberikan feedback.

Ada yang menarik. Saya berbicara dengan seorang 19 tahun, anak muda. Sangat muda. Jauh lebih muda daripada saya. Namun, dia sudah jauh melebihi saya. Sebelumnya, saya juga bertemu teman dengan usia 12 tahun di kelas menulis DWC ini.

Saya merasa ini luar biasa. Anak muda sekarang sangat luar biasa. Maju dan berkembang dengan sangat cepat secara pemikiran, serta karya. Hebat!

Memang. Banyak hal-hal positif dan produktif yang bisa dilakukan oleh seorang anak muda jaman now. Ketika semua fasilitas ada, akses terbuka tanpa batas, membuat kaum mereka maju dengan sangat pesat.

Sungguh. Ironis. Ketika satu sisi, ada yang sangat mampu berkembang dengan segala potensinya, tetapi di sisi lain ada yang sangat mengecewakan. Memalukan. Itu terdengar sangat tidak membanggakan.

Beberapa waktu terakhir, kejadian buruk terjadi dengan melibatkan tokoh anak muda bangsa. Narkoba, miras oplosan, pencurian, pembunuhan, dan lain-lain dilakukan oleh anak muda. Sedih. Teriris.

Anak muda dianggap harapan bangsa. Benar adanya. Di tangan anak mudalah negara ini bisa berkembang sejauh apa yang menjadi mimpi-mimpi yang ada.

Majulah, anak muda. Berkibarlah!

Dunia ini sangat indah dan luas, untuk kau sesali di dalam ruang penjara.

Published by ardhist

Mari bertemu di Instagram @ruangtitikkoma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: