Kerikil

Apa itu hidup?

Sebagai kerikil yang menyempil di sela-sela roda kendaraan,

Berputar mengikuti alur putar,

berpusar-pusar menggelinding di jalanan.

Kadang terpelanting ke tepian, tertendang ke tengah, hingga digilas kembali roda lain.

Menyempil kembali, berturut jalur tak menahu arah langkah tujuan.

Apakah masih penting pertemuan dengan hakikat kehidupan?

Apakah pun kelak, perjalanan akan membuahkan perjumpaan?

Aku tak ingin tahu.

Setiap kali, habis memikirkan alasan untuk hidup.

Tanpa itu, rentang waktu,

seringkali terlampau panjang.

— tahun dua.

Published by ardhist

Mari bertemu di Instagram @ruangtitikkoma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: