Enjoy The Ride

Perjalanan hidup atau jalan hidup? Dua frasa yang memberikan dua makna yang berbeda. Perjalanan hidup menuju kepada makna proses, sedangkan jalan hidup menuju makna takdir. Oleh karena itu, saya lebih suka menyebut semua hal yang terjadi dalam kisah manusia adalah sebuah perjalanan hidup.

Apakah itu artinya tidak percaya takdir? Tentu bukan. Namun, saya lebih memilih untuk menjalani proses daripada mengharapkan takdir. Apakah itu berbeda? Tentu. Di dalam frasa ‘menjalani proses’ berarti ada beberapa hal yang menjadi influencer-nya. Sedangkan dalam frasa ‘mengharapkan takdir’ artinya lebih kepada menyerah, tanpa usaha.  Tapi bagaimana dengan menjalani takdir? Frasa itu artinya menjadi sama dengan perjalanan. Ada proses, ada usaha, ada perasaan menerima, dan ada keikhlasan.

Berdasarkan hal itu, maka kata kuncinya adalah pada kata ‘menjalani’. Maka perjalanan hidup akhirnya bermakna pada sebuah proses yang dilakukan untuk menjalani hidup.

Pertanyaan selanjutnya, hidup seperti apa yang layak untuk dijalani? Bagi saya, hidup sendiri adalah sebuah hal yang layak untuk dijalani. Maka permasalahannya bukan pada layak atau tidak layak, tapi seperti apa hidup yang ingin kita jalani. Pemahaman kata ‘ingin’ di sini bermakna sebuah pilihan. Sehingga hidup seperti apa yang layak dijalani? Yaitu, hidup yang sesuai dengan cara yang kita pilih untuk kita jalani.

Kadang, ada satu masa di mana kehidupan ini adalah kehidupan yang bukan kita inginkan. Mungkin hampir semua manusia pernah mengalaminya. Namun, sekali lagi … Bahwa hidup bukan tidak layak untuk dijalani, tetapi kita yang kurang tepat menentukan pilihan, atau tidak memiliki keberanian untuk menjalani hidup ini.

Hidup ini anugerah, sobat …

Banyak manusia yang sudah mati bahkan ingin dihidupkan kembali untuk mengulang perjalanannya.

Mereka ingin memperbaiki apa kesalahannya, dan melakukan hal yang seharusnya.

Lalu mengapa di antara kita ada yang merasa hidupnya tidak berguna?

Apakah perjalanan hidup seseorang selalu baik? Tidak.

Apakah perjalanan hidup seseorang selalu lancar? Pasti juga tidak.

Namun kembali lagi dari filosofi kata perjalanan. Perjalanan adalah proses. Perjalanan adalah usaha. Perjalanan adalah waktu. Jadi point-nya bukan terletak pada ‘di mana akhir dari semua ini?’ Tetapi bagaimana memaknai dan menikmati setiap prosesnya untuk mendapatkan akhir yang diharapkan.

Sometimes, the people around you won’t understand your journey.

They don’t need to. It’s not for them.

“Set your own life goal, and enjoy the ride….”

Advertisements