Aku, Indonesia

Rasaku sungguh resah,

ketika ku lihat kau mengacungkan jarimu. Tapi, bukan untuk menunjukkan kealpaan dalam dirimu. Kau malah acungkan telunjuk itu pada mereka yang kau anggap tak sama dengan seleramu.

Rasaku sungguh resah,

ketika kini tak lagi kau acungkan jarimu, tapi malah kau kepalkan tanganmu. Tapi bukan untuk menguji kesabaranmu, malah kau gunakan untuk menjatuhkan mereka yang tak sepaham denganmu.

Sejujurnya ingin kuketuk nuranimu, ingin kulongokkan kepalaku, untuk melihat apa isi hatimu.

Benarkah karena surga sudah dalam dekapanmu, sehingga kau anggap neraka adalah tempat bagi yang lainnya?

Aku Indonesia, memang sudah begini sejak lahir dulu kala.

Lantas kau ingin mengubahku menjadi apa?

Aku adalah Indonesia. Aku bukan agama, bukan suku, bukan ras, dan bukan golongan yang kau sukai saja. Aku tak mau kau dekte menjadi bukan diriku.

Kadang aku merasa kau lucu, ketika kau benci karena mereka tak seagama denganmu.

Kadang aku juga merasa kau lucu, ketika kau benci mereka yang tak sewarna kulit, tak sama bentuk mata, juga tak sama tipikal rambutnya, hanya karena tak sama denganmu.

Kadang aku juga merasa kau lucu, ketika kau sangka satu golongan lebih buruk dari golonganmu.

Lalu, apa kau mau hidup sendiri di muka bumiku ini, hai manusia?

Aku Indonesia, memang sudah begini sejak lahir dulu kala.

Lantas kau mau mengubahku menjadi apa?

Aku adalah kemajemukan, aku adalah toleransi, aku adalah kerukunan, dan aku adalah persatuan.

Katamu, kau lahir di sini. Tapi kau lupakan jati diri sendiri.

Kenapa tak bisa kau cintai semua karena berbeda

Kenapa tak kau pahami, bahwa tak mungkin semua hal menjadi sama?

Aku Indonesia, memang sudah begini sejak lahir dulu kala.

Lantas kau mau mengubahku menjadi apa?

Bagiku, antara manusia dan Tuhan punya hubungan yang tak bisa kau adili.

Karena memang bukan bagian dari tugasmu, wahai manusia ….

Semakin tinggi nilaimu di mata Tuhan, harusnya semakin cinta dirimu pada makhluk-makhluk-Nya.

Ingat, tugasmu hanya menyampaikan, bukan menggantikan Tuhan.

Aku Indonesia, memang sudah begini sejak lahir dulu kala.

Tak akan kubiarkan engkau menghancurkannya ….

Atau kau pergi saja ….

Published by ardhist

Mari bertemu di Instagram @ruangtitikkoma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: